PUBLIKASI MEDIA

Satu Bulan Pasca Gempa Bumi dan Tsunami: Ribuan Anak dan Keluarga di Sulawesi Tengah Masih Butuh Dukungan

25 Oct, 2018

 Satu Bulan Pasca Gempa Bumi dan Tsunami: Ribuan Anak dan Keluarga di Sulawesi Tengah Masih Butuh Dukungan

Wahana Visi Indonesia mendistribusikan paket tenda - yang di dalamnya terdapat 1 tenda, 2 tikar dan 2 selimut - kepada keluarga terdampak.

JAKARTA, 23 Oktober 2018 – Menjelang satu bulan pasca gempa bumi dan tsunami melanda Sulawesi Tengah, lebih dari 17.000 dari 49 desa di 14 kabupaten yang terkena dampak bencana telah mendapat bantuan dari Wahana Visi Indonesia (WVI) melalui program respons tanggap bencana yang dimulai sejak 29 September 2018.

Melalui kerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), WVI berfokus dalam melakukan fase tanggap bencana dan pemulihan dengan target mencapai 80.000 orang. Sejak awal fase tanggap bencana hingga pertengahan Oktober 2018, WVI telah mendistribusikan 2.000 perlengkapan keluarga yang berisi perlengkapan hunian sementara dan peralatan kebersihan, selimut, serta kebutuhan rumah tangga lainnya. Lebih dari 2.300 liter air bersih telah didistribusikan untuk 726 rumah tangga, serta telah diselenggarakan Ruang Sahabat Anak (RSA) di 19 titik wilayah bagi 1.559 anak di 12 desa yang terkena dampak.

“Setelah gempa dan tsunami melanda, saya selalu merasa takut. Tapi, ketika saya bergabung dengan Ruang Sahabat Anak ini, saya merasa bahagia. Saya senang karena saya bisa bermain sambil belajar, bernyanyi, mewarnai, dan melakukan kegiatan dengan teman-teman saya. Satu hal yang paling saya suka adalah menyanyikan lagu Kalo Ada Gempa. Melalui lagu ini, sekarang saya tahu apa yang harus dilakukan ketika gempa terjadi. Dalam RSA ini, saya merasa aman dan tenang,” jelas Allisa, 8 tahun, di Desa Watusampu, Palu.

Salah satu yang menjadi fokus WVI dalam program respons tanggap bencanaadalah sektor kesehatan dan pemenuhan gizi bagi anak. Anak-anak menjadi pihak yang paling rentan pasca bencana, tercatat lebih dari 460.000 anak terdampak bencana ini. Anak-anak menghadapi berbagai ancaman kesehatan termasuk penyakit yang bersumber dan berkembang melalui airserta masalah kekurangan gizi. Oleh karena itu, selama tiga bulan ke depan, program kesehatan melalui program Pemberian Makan Balita dan Anak (PMBA) guna menyediakan makanan bergizi seimbang dan bernutrisi bagi anak-anak di bawah 2 tahun akan terus menjadi fokus WVI. Selain itu, WVI juga tengah berupaya untuk mendirikan ruang ramah ibu hamil, ibu menyusui, anak balita dan remaja perempuan yang bertujuan untuk mendukung kondisi psikis ibu hamil dan menyusui.

“Respons tanggap bencana yang kami lakukan bertujuan untuk membantu menstabilkan kondisi bagi masyarakat terdampakyang paling rentan, terutama bagi anak-anak. Dalam melakukan respons tanggap bencana ini, kami bekerja sama dengan pemerintah dan para mitra untuk memastikan bahwa masyarakat dan anak-anak terdampak mampumelakukanpemulihan serta membangun kembali kehidupan mereka di lingkungan yang aman dan kondusif,” ujar Dr.Willy Sitompul, Spesialis Kesehatan untuk respons tanggap bencana.

WVI telah melayani selama lebih dari 15 tahun di wilayah Sigi, Palu, Donggala dan Parimo melalui kantor operasional di lapangan. Pelayanan ini dilakukan melalui sejumlah program pengembangan terutama bagi masyarakat yang paling rentan. Gempa bumi dan tsunami yang terjadi telah membuat masyarakatsemakin rentan. Pasca satu bulan bencana terjadi, masyarakat dan anak terdampak terus memerlukan dukungan. Oleh karena itu, WVI berkomitmen untuk memberikan dukungan dan bantuan dengan optimal guna meringankan beban masyarakat terdampak.

 ---

Sekilas Mengenai Wahana Visi Indonesia (WVI)

Wahana Visi Indonesia adalah yayasan sosial kemanusiaan Kristen yang bekerja untuk kesejahteraan anak. WVI selalu berupaya membuat perubahan berkesinambungan pada kehidupan anak, keluarga dan masyarakat yang hidup dalam kemiskinan, terinspirasi dari nilai-nilai Kristiani dan mendedikasikan diri untuk bekerjasama dengan masyarakat paling rentan tanpa membedakan agama, ras, etnis dan gender. Sejak tahun 1998, Wahana Visi Indonesia telah menjalankan program pengembangan masyarakat yang berfokus pada anak. Ratusan ribu anak di Indonesia telah merasakan manfaat program pendampingan WVI.

 

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:

Melya Findi, Communications Officer

Wahana Visi Indonesia

CENTRE (Central Sulawesi Earthquake and Tsunami Emergency Response)

Hp       : +62 8212 403 1667

E-mail  : melya323@yahoo.com

 

Theodora Paramita, Media Relations Officer

Wahana Visi Indonesia – Bintaro office

Hp       : +6281 249 600 431

E-mail  : theodora_paramita@wvi.or.id

 

Sally Tirtadihardja, Communications Manager

WahanaVisi Indonesia

CENTRE (Central Sulawesi Earthquake and Tsunami Emergency Response)

Hp       : +62 811 9470575

E-mail  : sallytirta@gmail.com