Krisis di Sumba Barat Daya, Tempuh Jarak 6 Km Demi Air Bersih

Krisis di Sumba Barat Daya, Tempuh Jarak 6 Km Demi Air Bersih

Keberadaan air bersih sangat penting bagi kehidupan manusia. Namun sayangnya, tak semua orang bisa mendapatkan akses air bersih dengan mudah. Bahkan di Indonesia yang dikenal sebagai negeri yang memiliki sumber daya alam melimpah. Di Sumba Barat Daya, contohnya. Krisis air bersih masih terjadi hingga saat ini. 

Berikut ini Popmama.com merangkum informasinya:

1. Tempuh jarak enam kilometer demi air bersih

1. Tempuh jarak enam kilometer demi air bersih

Kelangkaan air bersih di Sumba Barat Daya perlu mendapatkan perhatian khusus. Masyarakat di Sumba Barat Daya harus menempuk jalan rata-rata hingga enam kilometer untuk mendapatkan air bersih bagi keluarga mereka, berdasarkan rilisan pers yang Popmama.com terima dari Wahana Visi Indonesia pada Kamis (27/4). 

"Berdasarkan hasil asesmen WVI di Sumba Barat Daya, masyarakat harus membeli air saat musim kering. Satu rumah tangga membutuhkan 40 liter air/hari untuk seluruh aktivitas anggota keluarga. Harga air per liter di SBD berkisar Rp 400,- hingga Rp 1.000,-. Jika diakumulasikan dalam sebulan, mereka harus mengeluarkan biaya air sebesar Rp 480.000,- hingga Rp 1.200.000 dengan kualitas air yang tidak layak konsumsi," ujar Asteria Aritonang, Resource Development and Communications Director WVI.

2. WVI gelar kampanye kepedulian akses air bersih untuk masyarakat Sumba Barat Daya

2. WVI gelar kampanye kepedulian akses air bersih masyarakat Sumba Barat Daya

Melihat begitu sulitnya akses air bersih didapatkan oleh masyarakat Sumba Barat Daya dan juga besarnya dampak yang ditimbulkan dari sulitnya akses air bersih ini, Wahana Visi Indonesia menggelar kampanye "Global 6K - Water for Sumba".

Kampanye ini digelar untuk memberikan akses air bersih bagi anak-anak dan masyarakat di Sumba Barat Daya sejak tanggal 15 Maret hingga 31 Mei 2023. 

Dalam kampanye ini, diadakan acara penggalangan dana berupa kegiatan fun run yang diselenggarakan pada tanggal 21 Mei 2023 silam di Jakarta. Kegiatan tersebut didukung oleh beberapa tokoh, seperti Jonathan Christie, Dion Wiyoko, Rino Soedarjo, Han Chandra, dan lain-lain, serta menargetkan peserta sebanyak 1.500 pelari. Selain itu, WVI mengajak 6 orang Elite Runners untuk mendukung kampanye ini dengan melakukan ultra marathon di SBD dengan rute sepanjang 300 KM.

3. Masyarakat dapat melakukan donasi untuk mendukung kampanye ini

3. Masyarakat dapat melakukan donasi mendukung kampanye ini

Selain menggelar acara penggalangan dana berupa kegiatan lari, masyarakat umum juga dapat berdonasi mulai Rp 50 ribu atau berpartisipasi langsung dalam kegiatan fun run yang akan diselenggarakan di area Car Free Day (CFD). 

Semua donasi yang masuk akan disalurkan oleh Wahana Visi Indonesia kepada masyarakat Sumba Barat Daya untuk mendapatkan air bersih, antara lain dengan membangun 30 Penampung Air Hujan (PAH) dan 3 sumur bor di 5 desa di Sumba Barat Daya. 

Nantinya donasi-donasi yang masuk juga akan digunakan untuk mendukung upaya mengurangi angka stunting yang tinggi di daerah NTT, yaitu 44,9%.

Pendaftaran fun run dan penyaluran donasi dapat dilakukan melalui tautan www.wahanavisi.org/waterforsumba

 


Artikel Terkait