Permudah Akses Air Bersih, WVI Serahkan Tiga Paket Jaringan Air Bersih bagi 188 KK di TTS

Permudah Akses Air Bersih, WVI Serahkan Tiga Paket Jaringan Air Bersih bagi 188 KK di TTS

Wahana Visi Indonesia (WVI) telah meresmikan dan menyerahkan tiga paket Jaringan Air Bersih (JAB) kepada Pemerintah Timor Tengah Selatan, NTT. 

Pembangunan JAB ini dilaksanakan melalui program TENACITY: Strengthening WASH Behavior and Capacity Project yang didukung penuh oleh Yayasan Poul Due Jensen (PDJF). 

Program yang berlangsung dari 1 Iuni 2022 hingga 31 Oktober 2023 ini bernilai EUR 126.751 (sekitar Rp 2.1 miliar) dan menyasar 3.454 penerima manfaat.

Program ini bertujuan memberikan akses air bersih yang lebih baik bagi masyarakat tiga desa yakni Kuanfatu, Basmuti, dan Kusi.

Hal tersebut disampaikan, Ebenezer Sembiring, Direktur Operasional WVI, Jumat 20 Oktober 2023.

Selain pembangunan JAB ungkap Sembiring, dalam program ini pihaknya membangun jamban, mengadakan serangkaian pelatihan terkait Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), melatih dan mendampingi komite air dan mendorong terwujudnya desa yang bebas buang air besar sembarangan (BABS).

 “WVI adalah organisasi kemanusiaan yang fokus kepada kesejahteraan anak, karena itu kami hadir disini karena ingin membuat hidup anak-anak di desa ini menjadi utuh sepenuhnya melalui adanya akses air bersih yang mudah dijangkau," tuturnya. 

Menurut Sembiring, Provinsi NTT merupakan salah satu daerah terkering dengan cadangan air tanah terbatas di Indonesia. 

"Pada musim kemarau, masyarakat bergantung pada program distribusi air bersih dari kepolisian dan/atau pemerintah setempat. Perempuan dan anak perempuan harus berjalan kaki selama 1 jam pulang pergi naik dan turun bukit ke sumber mata air," katanya.

Dikatakan tiga sumber mata air yang dijadikan sumber air untuk JAB adalah mata air Oesusu, Oepetu, dan Oele'u. Mengingat air yang langka, masyarakat harus menghemat dan menggunakan air secara bijak.

Dirinya berharap agar masyarakat memelihara aset tersebut.

"Semoga seluruh masyarakat dan perangkat desa dapat menjaga dan memelihara aset yang berharga ini agar dapat terus digunakan hingga anak cucu nanti,” katanya.

Sebelumnya, Radinal R. Latuconsina, Country Director Grundfos Indonesia, yang turut hadir dalam kegiatan peresmian dan serah terima tiga paket JAB tersebut, mengungkapkan rasa harunya setelah melihat langsung dampak dari dibangunnya JAB di Desa Kuanfatu.

“Saya bersama tujuh jajaran pimpinan yang hadir hari ini siap untuk mendukung dan mendorong Yayasan PDJ agar kedepannya program yang sama bisa dilakukan lagi di desa-desa lainnya di Timor Tengah Selatan," ujarnya. 

"Karena terbatasnya ketersediaan air, cuci tangan jarang dilakukan dan toilet jarang tersedia, hal ini berdampak pada perilaku sanitasi masyarakat. Di Timor Tengah Selatan, 51 persen penduduknya melakukan buang air besar sembarangan dan hanya 16 % penduduk yang menerapkan cuci tangan yang benar. Keadaan ini menjadikan diare, penyakit infeksi kulit, dan kudis sebagai penyakit urutan ke-9, ke-12, dan ke-15 yang banyak ditemukan di Kuanfatu," paparnya. 

Menurut Radinal, sejak mulai difungsikan JAB pada bulan Maret lalu, warga desa mulai menggunakan air tersebut untuk keperluan sehari-sehari seperti mandi dan masak. 

"Selain itu, warga desa juga mulai menanam sayuran dan beternak ikan lele untuk memenuhi kebutuhan serat dan protein harian, juga bisa dijual di pasar sebagai tambahan pemasukan," tandasnya. 

Advensi Y.A. Kase, Kepala desa Kuanfatu, menyampaikan syukur dan terima kasihnya mewakili warga desa atas bantuan tersebut

“Kami merasa terharu melihat warga desa saat ini bisa menampung air dari keran air yang tidak jauh dari rumah mereka masing-masing. Semoga hal ini bisa berdampak baik pada kesehatan anak-anak dan masyarakat setempat," ucapnya. 

"Terima kasih banyak kami ucapkan untuk pihak-pihak yang telah menghadirkan air bersih lebih dekat bagi kami,” katanya. 

Dirinya berharap, tiga paket Jaringan Air Bersih ini mampu meningkatkan perilaku sanitasi dan kebersihan masyarakat desa dan menekan angka diare, penyakit kulit, serta stunting yang sangat tinggi di Timor Tengah Selatan.


https://kupang.tribunnews.com/2023/10/22/permudah-akses-air-bersih-wvi-serahkan-tiga-paket-jaringan-air-bersih-bagi-188-kk-di-tts?page=2

 


Artikel Terkait