Kami mencari orang-orang yang rindu untuk membuat perubahan

Percayakah Anda bahwa talenta yang Anda punya, tidak hanya Anda miliki untuk diri Anda sendiri?
Percayakah Anda bahwa Anda dapat membuat perubahan bagi Indonesia?

Di Wahana Visi Indonesia, waktu Anda tidak hanya dihabiskan dengan sekedar bekerja. Dengan bergabung bersama Wahana Visi Indonesia, Anda menjadi bagian dari 700 staf kami untuk melayani anak-anak dan masyarakat di seluruh Indonesia.

Kami berkarya bersama setiap orang yang bermimpi untuk memberikan kehidupan yang lebih baik bagi anak Indonesia – hidup anak utuh sepenuhnya.

Tujuan dari posisi Community Development Coordinator (CDC) adalah untuk memastikan pelaksanaan kegiatan program Cocoa Life untuk memenuhi target dan hasil program dan juga untuk meningkatkan kesejahteraan anak dan keluarganya. CDC akan mengawasi dan mengelola Fasilitator Lapangan dan juga memperkuat hubungan dan kerjasama dengan penerima manfaat, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan utama (tokoh masyarakat, organisasi berbasis masyarakat, dll).

Lokasi: Pinrang

Kualifikasi

  • Gelar Sarjana jurusan pembangunan sosial atau bidang terkait lainnya.
  • Min. Pengalaman 2 tahun sebagai Koordinator Proyek, berpengalaman dalam program pengembangan masyarakat lebih diutamakan.
  • Memiliki keterampilan interpersonal dan memfasilitasi yang kuat.
  • Pemahaman konseptual yang kuat dalam desain dasar, proses pemantauan dan evaluasi .
  • Mahir dalam penggunaan Microsoft Office. serta diutamakan keahlian komunikasi bahasa Inggris yang baik dengan skor min.TOEFL 450

Kirimkan lamaran Anda beserta dengan CV, Kartu Identitas, Referensi (disarankan ada 3 nama), dan Surat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) yang terbaru paling lambat tanggal 23 Juni 2021.

HANYA pelamar terpilih yang akan dihubungi.

WVI menerapkan perlindungan anak-anak dan orang dewasa yang rentan dan tidak memiliki toleransi terhadap insiden kekerasan atau pelecehan terhadap anak-anak atau orang dewasa, termasuk eksploitasi atau pelecehan seksual, yang dilakukan baik oleh karyawan atau orang lain yang berafiliasi dengan pekerjaan WVI.
 

Tujuan posisi ini adalah memberikan dukungan teknis dan saran untuk Manajer Zonal untuk memastikan program mitigasi dan kesiapsiagaan bencana WVI (termasuk Adaptasi Perubahan Iklim) di tingkat AP dan zona dimana program diimplementasikan. Ini termasuk bertindak sebagai titik fokus dalam mengoordinasikan bantuan darurat dan respons pemulihan yang efektif dan membangun kapasitas anggota Tim Tanggap Darurat Zonal.

Lokasi: Kodya Palu

Kualifikasi

  • Bergelar sarjana dalam ilmu sosial, lebih disukai dalam Manajemen Bencana, Pekerjaan Sosial, Darurat Kemanusiaan,
  • Lebih disukai jika memiliki sertifikasi pada Security Training World Vision atau pelatihan kebencanaan & risiko lainnya.
  • Min. Pengalaman kerja 3 tahun dengan pengalaman yang luas dan mendalam dalam siklus Penanggulangan Bencana - Mitigasi - Kesiapsiagaan - Tanggap Darurat - Rehabilitasi.
  • Keterampilan penelitian dan dokumentasi yang kuat dengan keterampilan analitis dan interpersonal yang baik.
  • Kemampuan dengan keterampilan komputer di Microsoft Office.
  • Kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif baik secara lisan maupun tertulis dalam bahasa Inggris (skor TOEFL 450)

 

Kirimkan lamaran Anda beserta dengan CV, Kartu Identitas, Referensi (disarankan ada 3 nama), dan Surat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) yang terbaru paling lambat tanggal 20 Juni 2021.

HANYA pelamar terpilih yang akan dihubungi.

WVI menerapkan perlindungan anak-anak dan orang dewasa yang rentan dan tidak memiliki toleransi terhadap insiden kekerasan atau pelecehan terhadap anak-anak atau orang dewasa, termasuk eksploitasi atau pelecehan seksual, yang dilakukan baik oleh karyawan atau orang lain yang berafiliasi dengan pekerjaan WVI.

Sosok Inspiratif

Maria J Adrijanti Ekaratni

Etos kerja dan lingkungan kerja yang terus dibangun di WVI membuat semua staf mengerjakan apa yang dikatakan. Pekerjaan di kantor dan lapangan untuk bertemu masyarakat seimbang, sehingga tidak membuat bosan bekerja. Dengan bekerja di WVI, staf bisa berkesempatan menjelajahi Indonesia ke tempat WVI berkarya dan mengenal budaya masyarakat Indonesia yang beragam. Kesempatan bertemu orang dari berbagai golongan dan latar belakang seperti itu, secara tidak langsung ‘memperkaya’ saya secara spiritual.   

Maria J Adrijanti Ekaratni

Health Team Leader Wahana Visi Indonesia

Solfriamus Dasman

Banyak tantangan yang saya hadapi saat bekerja di tengah masyarakat Papua. Saya pernah mengalami malaria akut bahkan ditolak oleh masyarakat. Tapi sesulit apapun, saya mau berguna bagi anak-anak dan masyarakat yang saya layani

Solfriamus Dasman

Health Officer Asmat Hope Project

Maria Andoryati

Saya mendapat banyak kesempatan untuk belajar dan berkembang karena organisasi ini punya banyak jenis proyek dan program jangka panjang maupun tanggap bencana. Di sini saya bisa tinggal langsung dengan masyarakat dan membuka pola pikir saya seluas-luasnya. 
Saya melihat bahwa masyarakat sendirilah yang paling memahami bagaimana meningkatkan kualitas hidup mereka. 

Maria Andoryati

Monitoring, Evaluation, Accountability and Learning Team Leader CENTRE

Uliyasi Simanjuntak

Saya berkenalan dengan banyak 'artis keren' di sini. Mereka adalah orang-orang yang tidak mau menyerah pada keadaan dan berusaha membuktikan bahwa perjuangan mereka pasti membuahkan hasil terbaik bagi anak-anak mereka kelak. Kisah mereka menjadi pemompa semangat saya untuk terus mengaplikasikan ilmu yang saya punya, terus belajar, bersyukur, serta bangga pada Tuhan yang sudah memberi kesempatan kepada saya untuk mengabdi di Sumba Timur. 

Uliyasi Simanjuntak

Communication and Campaign Officer IRED Project

Franky Febriyanto

Terbiasa hidup di kota besar sejak kecil lalu harus bekerja bersama masyarakat di desa-desa terpencil bukanlah hal yang mudah dan butuh perjuangan. Tapi saya menikmatinya karena inilah yang dinamakan sekolah kehidupan. Saya belajar banyak hal dari masyarakat dan anak-anak tentang arti kesederhanaan dan perjuangan. Kalau pemuda di Indonesia hanya mau bekerja dan melayani di kota-kota besar, kapan desa-desa akan berkembang?

Franky Febriyanto

International Resource Acquisition & Management Officer

Keseharian di Wahana Visi Indonesia