Pembina Yayasan

Hati seorang pemimpin terwujud dalam pelayanan bagi sesama.

Menganut budaya kepemimpinan yang melayani, kami belajar bahwa seorang pemimpin hebat harus dimulai dengan hati yang melayani dan mengutamakan orang lain.

Guntur Tampubolon

Guntur Tampubolon

Ketua Pembina Yayasan Wahana Visi Indonesia

Sebagai Direktur Pelaksana PT Radita Hutama Internusa atau Charles Taylor Adjusting Indonesia, Guntur merupakan salah satu peraih sertifikasi Certified Adjusting Practitioner (ICAP) di Indonesia. Pria yang merupakan pendukung aktif untuk Posyandu dan PAUD di Indonesia ini juga aktif dalam gereja di GKI Pondok Indah sebagai salah satu Majelis Jemaat. Ia bergabung bersama Wahana Visi Indonesia pada tahun 2015.

 

Miryam S Nainggolan

Miryam S Nainggolan

Anggota Pembina Yayasan Wahana Visi Indonesia

Miryam merupakan alumni University of Michigan, Ann Arbor, Amerika Serikat, dengan jurusan Social Work, dimana gelar tersebut merupakan gelar master keduanya setelah di Fakultas Psikologi, Universitas Padjajaran. Aktif dalam dunia kemanusiaan sebagai Direktur dalam organisasi Building Professional Social Work dan anggota Pembina untuk Ikatan Pekerja Sosial Profesional Indonesia.

 

Hadi Purnama W

Hadi Purnama W

Anggota Pembina Yayasan Wahana Visi Indonesia

Sebagai salah satu komisioner dari PT. Arwana Citra Mulia, Tbk dan PT. TOA Paint Indonesia, Hadi telah berpengalaman selama lebih dari 27 tahun dalam bidang manufaktur. Beliau telah bergabung bersama Wahana Visi Indonesia sejak tahun 2012.

 

Frans Lamury

Frans Lamury

Anggota Pengawas Yayasan Wahana Visi Indonesia

Berpengalaman sebagai komisioner, baik sebagai penasihat maupun pemimpin, dalam bidang asuransi, Frans Lamury telah bergabung bersama Wahana Visi Indonesia sejak tahun 2012. Beliau merupakan anggota Gereja Katolik di Jakarta.

 

Francisia S. Seda

Francisia S. Seda

Anggota Pembina Yayasan Wahana Visi Indonesia

Francisia merupakan salah satu tenaga pengajar di Univeristas Indonesia sejak tahun 1991. Sekarang beliau adalah Kepala Departemen Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia. Beliau menyelesaikan pendidikan doktoralnya dari University of Wisconsin, Amerika Serikat dan bergabung bersama Wahana Visi Indonesia di tahun 2012.

 

Septemmy Lakawa

Septemmy Lakawa

Anggota Pembina Yayasan Wahana Visi Indonesia

Pendeta yang ditahbiskan di Gereja Protestan di Sulawesi Tenggara ini merupakan salah satu dosen di Sekolah Tinggi Theologi Jakarta sejak tahun 1998 dan kini menjabat sebagai Direktur Program Pascasarjana. Beliau menyelesaikan pendidikan doktoralnya di Boston University, School of Theology. Beliau bergabung bersama Wahana Visi Indonesia di tahun 2014. 
 

Trihadi Saptoadi

Trihadi Saptoadi

Anggota Pembina Yayasan Wahana Visi Indonesia

Sebagai CEO dari Tahija Foundation, Trihadi berpengalaman bekerja di organisasi nirlaba dan industri manajemen. Trihadi memegang beberapa posisi di World Vision sebelumnya seperti: Pemimpin Kemitraan Global - Dampak dan Keterlibatan Kementerian, Pemimpin Regional SAPO, serta menjadi Direktur Nasional di WV Indonesia, Laos, dan Nepal. Trihadi menyelesaikan gelar Master of Business of Administration (MBA) dari Institut Pengembangan Manajemen Indonesia (IPMI) & Mt. Eliza Business School Monash Unversity. Ia telah bergabung dalam jajaran pembina yayasan di Wahana Visi Indonesia sejak Januari 2020.

Indra Irawan

Indra Irawan

Ketua Pengawas Yayasan Wahana Visi Indonesia

Indra Irawan berpengalaman dalam manajemen bisnis dan audit. Dia adalah Presiden Direktur PT. Milko Beverage Industry dan sebelumnya adalah CEO PT. ISAI, Manajer Akuntansi di PT. Sajang Heulang (Bimoli Group) dan auditor senior dalam Akuntan Publik Preset Oetomo. Selain aktif di sektor bisnis, Indra juga aktif di sektor pendidikan. Dia adalah Anggota Dewan Pengawas di Universitas Krida Wacana dan Bendahara di Sekolah Tinggi Filsafat & Teologi Jakarta. Indra menyelesaikan Magister Manajemen di Universitas Prasetiya Mulya. Ia telah bergabung bersama Wahana Visi Indonesia sejak November 2019.

I Gusti Putu Suryawirawan

I Gusti Putu Suryawirawan

Anggota Pembina Yayasan Wahana Visi Indonesia

Putu menghabiskan banyak waktunya untuk melayani negeri. Pria kelahiran Surabaya, 1 September 1958 ini merupakan Komisaris Utama di PT Krakatau Steel (Persero), Direktur Jenderal Pembinaan Ketahanan dan Akses Industri serta Komisaris PT Rekayasa Industri.

Belum lama ini, Putu mendapatkan kesempatan untuk mengemban posisi sebagai Penasihat Khusus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian setelah ditunjuk langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.  

Pria lulusan Teknik Industri Institut Teknologi Bandung (1982) ini juga pernah mengemban berbagai posisi Direktur di Kementerian Perindustrian: Direktur Industri Logam (2005-2010), Direktur Industri Bahan Dasar Logam (2010-2012), Direktur Bina Fasilitasi Industri Wilayah I (2012-2015), Direktur Jenderal Industri Logam Dasar, Logam, Mesin, Transportasi dan Elektronika (2015-2017)

Saat ini Putu dan keluarga menetap di Tangerang dan menjadi anggota aktif GKI Pamulang.

Daisy Indira Yasmine

Daisy Indira Yasmine

Anggota Pembina Yayasan Wahana Visi Indonesia

Daisy adalah salah satu pengurus Yayasan Lantan Bentala (2010-sekarang) dan anggota dari “Asian Social Well-Being Research Consortium”. Sejak 2007, Ia bekerja sebagai staff pengajar di Departemen Sosiologi FISIP Universitas Indonesia. Saat ini ia juga terlibat sebagai peneliti dan manajer di Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sosial Politik, FISIP, Universitas Indonesia.

Daisy memiliki eksposur pada banyak kegiatan penelitian termasuk program Wahana Visi Indonesia di Poso dan Kebon Pala. Ia mendapatkan penghargaan dari Perpustakaan Nasional atas inovasi dalam meningkatkan kebiasaan membaca di kalangan anak-anak melalui perpustakaan keliling. Beberapa tahun belakangan, ia banyak terlibat dalam penelitian aksi tentang pemberdayaan kaum muda marjinal di perkotaan dan organisasi komunitas, penelitian kuantitatif dan kualitatif tentang “social well-being” di masyrakat Asia dan penelitian tentang kewargaan dan aktivisme digital kaum muda.

Daisy lulus sebagai M.Soc.Sci dari National University of Singapore (2001-2003), dan BA Sociology University of Indonesia (1992-1998). Dia adalah anggota GPIB Horeb, Kramat Jati Jakarta Timur.