Anak Kuat, Anak Sehat karena Aktif Berolahraga

Anak Kuat, Anak Sehat karena Aktif Berolahraga

Hadirnya program BOKS di salah satu SD dampingan di Kabupaten Timor Tengah Selatan membawa dampak baik bagi para siswa. Terkhusus bagi seorang siswa kelas empat bernama Harmoni (10 tahun). Saat kegiatan selebrasi BOKS yang dilakukan pada bulan Maret 2024 di sekolahnya, Harmoni berhasil menjadi juara pertama Lomba Lari Karung yang pesertanya adalah perwakilan dari setiap kelas mulai dari kelas satu sampai enam.  

Beta senang jadi juara satu. Karena ada kegiatan BOKS beta jadi lebih berani dan jadi suka berolahraga,” ungkap Harmoni. Padahal sebelumnya, Harmoni dikenal sebagai anak yang mudah menangis, kurang suka bergaul dengan teman-temannya. Ia sangat pemalu dan tidak suka berolahraga.  

“Benar, Harmoni ini anak yang gampang menangis bahkan kesannya seperti tidak mau bergaul dengan teman-temannya. Tetapi sejak adanya kegiatan BOKS dan anak-anak diberikan kesempatan untuk bercerita dan mengekspresikan diri mereka, saya mulai melihat adanya perubahan dalam diri Moni. Bahkan perubahan ini bisa dibilang sangat besar, saya guru wali kelasnya sekaligus guru PJOK yang memfasilitasi kegiatan BOKS ini merasakan perubahan karakter Moni sangat luar biasa,” ungkap Ibu Elan. 

Kehadiran BOKS dan perubahan yang terjadi pada Harmoni tidak hanya dirasakan oleh guru-guru di sekolahnya tetapi juga dirasakan juga oleh orang tuanya.  

“Dulu sebelum ada kegiatan BOKS anak ini susah bangun pagi, ke sekolah paling terlambat sudah. Anaknya juga pendiam dan tidak mau berbagi apa yang dirasakan, bahkan fisiknya bisa dikatakan agak lemah karena untuk angkat air di jerigen ukuran dua liter saja dia kesulitan. Terkadang sampai menangis karena merasa kelelahan,” cerita Mama Yosri, ibu dari Harmoni. 

Tetapi dengan adanya kegiatan BOKS yang Harmoni ikuti secara rutin di sekolah dan di kelompok anak, Mama Yosri melihat perubahan besar. "Saya bangga karena Moni jadi berani cerita apa yang dia rasakan, berani bergaul dengan teman bahkan orang baru yang ditemui, dia bahkan jadi lebih kuat. Anaknya jadi lebih gesit, bergerak lebih mudah begitu. Bangun pagi pi sekolah ju tidak susah lagi, pagi-pagi timba air sendiri, mandi dan siap diri ke sekolah. Dia jadi semakin mandiri dan makin rajin pergi ke sekolah,” lanjut Mama Yosri. 

“Karena ada BOKS, beta jadi suka lari. Beta suka olahraga karena buat be pu tubuh jadi lebih sehat dan kuat makanya beta ju bisa juara satu Lomba Lari Karung,” kata Moni sambil tersenyum. “Sebagai orang tua, beta rasa senang, bahagia karena anak bisa membanggakan. Akhirnya Mama pu anak kuat, Mama pu anak bisa,” tutur Mama Yosri penuh haru. 

 

 

Penulis : Maria Iknasia Natasya Cangdra (PJI BOKS-TTS) 

Penyunting: Mariana Kurniawati (Communication Executive


Artikel Terkait