Satu Koin untuk Sejuta Mimpi

Satu Koin untuk Sejuta Mimpi

Semua orang tentu tahu bahwa menabung berguna bagi masa depan, tetapi dalam pelaksanaannya, tidak semua orang terbiasa menabung. Kebiasaan menabung cukup sulit dilakukan, utamanya bagi masyarakat yang tinggal di desa. Kebiasaan menabung menjadi suatu perjuangan yang susah untuk diwujudnyatakan karena tidak ada edukasi dan dorongan kepada masyarakat mengenai manfaat menabung.

Umumnya masyarakat di desa hanya tertarik untuk meminjam uang pada pihak yang memiliki modal karena sudah terpola bahwa menabung membutuhkan waktu yang lama, sedangkan kebutuhan setiap hari semakin meningkat. Desa Nobi-nobi di Kabupaten Timor Tengah Selatan merupakan salah satu desa yang masyarakatnya hidup dalam pola seperti ini. Hal ini membuat kehidupan ekonomi masyarakat tidak berkembang dengan baik dan terikat hutang untuk memenuhi kebutuhan yang ada.

Melihat kondisi ini, Wahana Visi Indonesia (WVI) membangun kerjasama dengan pemerintah Desa Nobi-nobi dan mulai memberdayakan masyarakat dari membentuk dan mendukung kelompok ternak. Perlahan, dengan edukasi dan juga motivasi serta dorongan kepada kelompok ternak yang sudah ada, WVI mendampingi kelompok untuk membentuk kelompok ASKA (Asosiasi Simpan Pinjam untuk Kesejahteraan Anak) dengan tujuan, masyarakat dapat menabung.

Uniknya, pada pertemuan kelompok ASKA, anggota kelompok hanya menabung satu koin. Begitupun di pertemuan kedua, ketiga hingga beberapa pertemuan selanjutnya. Namun, setelah merasakan manfaat dari tabungan kelompok yang ada, anggota menjadi semakin rajin untuk menabung dan meningkatkan jumlah koin.

Yuliana Sulaiman, Bendahara Kelompok ASKA Dusun 4 Patu mengatakan, ASKA membantu para keluarga untuk memenuhi kebutuhan mendesak seperti kebutuhan pendidikan anak.

“Kami senang karena anak-anak kami dapat meraih impian mereka. Pinjaman ASKA juga memiliki bunga ringan sehingga kami tidak terbeban. Dengan ASKA, kami perlahan dapat mencapai mimpi dan impian kami yang dulu tertunda. Terima kasih untuk pendampingan dari WVI dan kami harap tetap mendampingi dan memotivasi kami dalam menjalankan ASKA,” jelas Yuliana.

Bermula dari satu koin, ASKA membantu masyarakat berani bermimpi. Kelak mimpi tersebut bisa dirasakan oleh anak-anak di Desa Nobi-nobi.

Ditulis oleh: Christi Sirituka, Staf Area Program Kupang TTS Wahana Visi Indonesia


Artikel Terkait