Membuka Jendela Literasi: Transformasi Pendidikan di Papua

Membuka Jendela Literasi: Transformasi Pendidikan di Papua

Kini, salah satu SD yang berada di Kabupaten Jayawijaya, Papua, telah menjadi saksi perubahan signifikan. Ruang kelas yang penuh dengan buku bacaan dan pojok baca serta dinding yang dipenuhi pajangan pelajaran, memberikan atmosfer belajar yang baru dan inspiratif. Alpius, Wakil Kepala Sekolah mengatakan, "Sekarang kelas sudah berubah. Bahkan bisa dibandingkan dengan ruang kelas di kota. Anak-anak makin semangat belajar karena ruangan kelas yang lebih baik ini,”. 

Guru-guru pun merasakan dampaknya. Akata, wali murid kelas 3 mengungkapkan, "Kegiatan Bedah Kelas sangat membantu saya dalam proses belajar anak. Terima kasih untuk Wahana Visi Indonesia dan Tokio Marine yang sudah melayani di sini,". 

Anak-anak seperti Jelda, Nando, dan Chiko menikmati buku-buku baru yang memicu semangat membaca mereka. "Saya senang baca buku di kelas. Buku paling bagus itu judulnya Angkasa," kata Nando. 

Di kelas tersebut juga, Chiko makin semangat belajar membaca. ““Ia tidaa….b-i-s-a…bisa k-e-m b-a-l-i….kembali,”. Dengan sendirinya ia mengeja kata-kata yang tertulis dalam buku yang ia pegang. Ia mengambil buku dengan judul Kraak... yang bercerita tentang anak burung yang baru menetas. Jelda, seorang anak perempuan berusia 10 tahun pun bercerita, “Saya senang karena di kelas sudah banyak buku. Buku yang baru saya baca judulnya Jarik Adik,”. 

Transformasi ini dimulai ketika pihak sekolah memiliki komitmen untuk melakukan perubahan agar anak-anak semakin mahir literasi. Melalui pelatihan guru dan penyiapan lingkungan literasi yang kaya, perubahan ini berhasil mengubah kelas menjadi tempat yang penuh semangat belajar. Bu Evi, seorang guru di SD tersebut juga bersyukur atas pendampingan dari sesama guru di Papua yang berbagi wawasan mengenai literasi. Bu Evi dan para guru lain mendapat pendampingan dari Bu Septa dan guru-guru lain yang berada di sekolah berbeda. 

Selain itu, Bu Septa juga mengungkapkan kerinduannya untuk melihat anak-anak yang menjadi tutor sebaya di berbagai SD di Papua, menciptakan jembatan kolaborasi antara sekolah yang lebih maju dengan yang masih berkembang. 

Perubahan ini bukan semata perbaikan fisik, tetapi tentang memberikan anak-anak Papua kesempatan untuk membaca dan belajar dengan penuh pemahaman. Dukungan Anda dapat membantu menyebarkan semangat belajar ini ke seluruh pelosok Papua, menjadikan pendidikan yang berkualitas dan merata sebagai kenyataan bagi semua anak. Mari kita bersama-sama membuka jendela literasi anak-anak di Papua. 

 

 

Penulis: Joko Prasetiyo (Manager kantor operasional WVI di Pegunungan Tengah, Papua) 

Penyunting: Mariana Kurniawati (Communication Executive


Artikel Terkait