Bubuk Penjernih Air Bantu Warga Dapatkan Air Bersih Saat Banjir

Bubuk Penjernih Air Bantu Warga Dapatkan Air Bersih Saat Banjir

Banjir menerjang Kalimantan Barat tepatnya di Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi dan Kabupaten Sekadau. Banjir ini disebabkan oleh meluapnya debit air Sungai Kapuas dan Melawi akibat curah hujan yang tinggi sejak pertengahan bulan Oktober lalu. Berdasarkan keterangan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, hingga hari ini sebanyak 140.468 warga terdampak banjir di Sintang. Sementara itu menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Melawi, ketinggian banjir sampai saat ini mencapai satu hingga satu setengah meter di beberapa ruas jalan. Banjir juga menyebabkan jalan penghubung Kabupaten Melawi dan Sintang terputus.

Akibat banjir ini masyarakat mengungsi dari tempat tinggal mereka, namun ada juga sebagian lagi tetap tinggal di rumah mereka karena akses jalan terputus. Sebagian besar desa di kedua kabupaten terdampak oleh banjir termasuk desa-desa yang dilayani oleh Wahana Visi Indonesia (WVI). 

Untuk merespons situasi ini WVI bekerja sama dengan pemerintah daerah menyalurkan bantuan dasar bagi warga yang terdampak banjir seperti makanan dan juga air bersih. Dalam memenuhi kebutuhan air bersih yang terbatas dalam situasi banjir, WVI mendistribusikan paket water purifier kepada warga terdampak. Paket berisi bubuk purifier (bubuk pur) dan peralatan penjernih air.

Selain distribusi makanan dan paket water purifier, WVI juga membuka Ruang Sahabat Anak bagi anak-anak yang terdampak bencana banjir. Di ruang ini, anak-anak mendapat pendampingan psikososial lewat berbagai kegiatan. Melalui respons banjir di wilayah Kalimantan Barat terutama Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi, dan Sekadau, hingga hari ini sebanyak 588 Kepala Keluarga terdampak banjir yang mendapat bantuan makanan. Selain itu, sebanyak 901 Kepala Keluarga telah mendapat bantuan dari kegiatan promosi kebersihan termasuk distribusi paket water purifier.

Salah satu penerima manfaat, Wawan, bersyukur karena bantuan yang ia terima di wilayah Sintang,

“Saya sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan WVI.  Sudah 2 minggu kami mengungsi dan belum ada bantuan satu pun yang datang kepada kami, bersyukur WVI hadir dan peduli dengan kami, kami hanya ingin diperhatikan untuk saat ini karena kami tidak bisa bekerja sementara kebutuhan makan sudah terbatas di warung," katanya

Kondisi saat ini semakin memburuk karena curah hujan juga semakin tinggi di wilayah Sintang dan Melawi. Bersama para mitra, WVI akan melanjutkan respons bencana banjir ini hingga bulan Januari 2022 mendatang. Berbagai upaya juga akan dilakukan untuk memenuhi beberapa kebutuhan penting yang diperlukan oleh warga terdampak banjir seperti air bersih, sarana kebersihan, pemberian makanan tambahan bagi balita serta peralatan untuk membersihkan sumur warga.

Ditulis oleh Rena Tanjung, Communications Officer, Wahana Visi Indonesia 


Artikel Terkait