Ketika Perempuan Mendukung Pembangunan Kembali Infrastruktur Lombok Timur

Ketika Perempuan Mendukung Pembangunan Kembali Infrastruktur Lombok Timur

Guna meningkatkan perekonomian keluarga, perempuan seringkali turut andil dalam membantu peran suami dalam mencari penghasilan. Bahkan, terkadang pekerjaan yang dilakoni perempuan adalah pekerjaan yang identik dilakukan oleh kaum laki-laki.

Elma Oktavia merupakan sosok perempuan tangguh yang harus menghidupi anak-anaknya seorang diri. Saat ini Elma turut menjadi pekerja pada salah satu program pembangunan kembali infrastruktur di Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, yang merupakan program Wahana Visi Indonesia (WVI) bersama dengan UNDP Petra.

Elma setiap harinya menjadi petani di sawah untuk menghidupi anak-anaknya, tetapi dirinya sering kali merasa khawatir jika hanya mengandalkan pekerjaannya sebagai petani. Elma lalu berinisiatif melakukan pekerjaan tersebut guna mendukung perekonomian keluarga.  

“Saya ikut bekerja saat ini karena saya membutuhkan tambahan penghasilan untuk dapat memenuhi kebutuhan keluarga saya, sekaligus membantu masyarakat yang menjadi petani agar dapat menggunakan embung ini untuk mengairi lahan pertanian mereka,” cerita Elma.

Banyaknya kebutuhan keluarga serta dampak pandemi yang dirasakannya, membuat Elma menyanggupi sebagai pekerja pembangunan embung (penampungan air hujan.red). Tidak hanya elma sebagai perempuan yang mengikuti program ini, ada pula Hasratul Aena, yang akrab dipanggil Aena, yang juga merupakan pekerja sekaligus petani yang memiliki lahan di sekitar embung. Aena juga merasakan kebanggaan bisa bergabung dalam program pembangunan. 

“Saya bangga menjadi perempuan yang bisa bekerja untuk memperbaiki Embung Nap-Nap sebagai jalur pengairan masyarakat yang nantinya dapat memajukan dan meningkatkan hasil pertanian kami yang berada di Sembalun. Ya, walaupun ini merupakan pekerja laki-laki,” ucap Aena.

Selama program pembangunan kembali infrastruktur ini, WVI mengajak para perempuan untuk dapat berpartisipasi dalam setiap program dengan memperlakukan mereka setara. Keterlibatan perempuan dalam setiap program WVI diharapkan dapat meningkatkan kesetaraan gender di masyarakat.

 

Ditulis oleh: Siluh Puspita, Staf Respons Tanggap Bencana Gempa Lombok Wahana Visi Indonesia


Artikel Terkait